Warung kehidupan

Archive for May 2009

Pagi hari bangun tidur tangan secara otomatis  ambil Remote TV, ini sudah menjadi kebiasaan ,tepat tayangan yang saya lihat ,sebuah berita  antrean panjang seperti antrean BLT atau bantuan langsung tunai, tapi herannya  kok orang yang mengantre adalah orang yang  berpakaian rapi dan modis,setelah saya perhatikan  ternyata orang –orang mengantre produk sepatu import  dengan discount 70%.  Bangsa kita bangsa yang sulit diatur dan tidak disiplin kalau di suruh antre, tapi dalam tayangan beli” sepatu import” orang kita rela mengantre sebelum toko di buka,hanya untuk mendapatkan sebuah sepatu ber “merek”

Fenomena kehidupan ini ,cukup menarik untuk ditulis , yang akan menjadi pertanyaan buat kita semua, apakah betul ada pengaruh kerisis global dalam kehidupan kita? mengapa sebagian orang kita begitu mudah mengeluarkan uang kalo di bilang produk import? Bagaimana promosi produk sepatu dalam negeri?bagaimana kebijakan pemerintah dalam keberpihakan dengan industri sepatu dalam negeri? Bagaimana mulai menyadarkan masyarakat kita untuk menggunakan produk dalam negeri.?

Fakta diatas sangat tidak dapat di hindari kalo memang bangsa kita gila “merk “ rasanya tidak percaya diri kalau menggunakan barang tanpa merk, apalagi merk yang digunakan merk dengan berbau asing, maka orang kita statusnya atau gengsinya merasa terangkat. Emosi perilaku berbelanja masih ikut-ikutan tanpa mempertimbangkan kemampuan , kebutuhan dan kondisi. Rakyat kita harus dilatih supaya bisa berbelanja dengan bijak dan belajar mencintai produk dalam negeri. Dalam promosi dan kebijakan pemerintah semestinya harus mendukung secara berkesinambungan dalam jangka waktu tertentu ,dan bila perlu memprotek produk sepatu dalam negeri dari produk import.

Kartu Diskon yang di lucurkan oleh pemerintah , untuk tujuan membantu pengusaha mikro saat ini hanya baru beredar di kalangan pejabat, kenapa tidak di percepat penyebarannya ke masyarakat?sehingga industri kecil cepat bergulir? Pemerintah masih banyak cara untuk membantuk industri kecil ,supaya rakyat kita cinta produk dalam negeri. Misalnya pemerintah membuat voucer produk dalam negeri yang wajib dibeli oleh pegawai negeri dengan memotong gaji. Masih ada yang lain misalnya seluruh anak sekolah menggunakan sepatu dalam negeri ,atau semua anggota Partai, organisasi masa menggunakan produk dalam negeri. mari kita galang penggunaan produk dalam negeri.

Advertisements