Warung kehidupan

Bagaimana Arta memberi kebahagian dalam kehidupan.

Posted on: 2009/01/12

by:Bagusweda

Pengertian arta adalah , semua benda yang berwujud atau tak berwujud  ,yang mempunyai nilai.  Seperti dalam  neraca keuangan  ada  kekayaan bergerak  (active) dan kekayaan tak bergerak(Pasive) semua ini disebut struktur kekayaan. lawan dari kekayaan adalah hutang, yang juga terdiri dari hutang jangka pendek ,  hutang jangka panjang  , dan modal  (pemegang saham). Ini sebuah gambaran neraca dalam suatu perusaahan yang dibuat untuk sebuah laporan keuangan ,yang mempunyai tujuan untuk menganalisa  kondisi perusahaan,bagi yang berkepentingan  terhadap kehidupan perusahaan itu. Dari laporan ini maka dapat diambil langkah langkah penyelamatan YANG SEMESTINYA DIAMBIL.

Kalo gambar neraca itu di persempit, maka  akan  menjadi   neraca kehidupan  dalam diri kita sendiri. Kita akan bisa melihat diri kita sehat atau kurang sehat , bahagia atau kurang bahagia, bila ada kesehimbangan dalam neraca kehidupan. Tapi tidak sedikit pula yang memanipulasi data kehidupan  guna mempercantik sebuah neraca kehidupan ,untuk mengelabui  pihak  – pihak yang berkepentingan. Data  sangat mudah diatur  dijaman  modern ini , karena serba  canggih . manipulasi menjadi salah satu santapan hidup bagi orang- orang yang ber ambisi mengejar  fatamorgana kehidupan.

Modal  ,hutang  dan  arta  adalah komponen  neraca yang  menghasikan  nilai  negatip ,zero(nol) dan positip.  Urutan kata  ini mempunyai arti  yang tidak boleh di bolak –balik  , karena  mengandung  hukum akutansi  atau hukum kehidupan yang diyakini . contoh. Bila kita membuat suatu usaha, pertama harus ada modal (uang,ide,tenaga,kenalan), kedua hutang , pasti punya hutang ,apakah utang tenaga,barang janji, mimpi  atau lainnya.,dan ketiga  barulah terbentuk arta , selanjutnya  munculah angka,dari negatip(rugi), zero( break even) dan  positip(untung).

Dalam  neraca kehidupan, muncul  kelahiran, tumbuh dan berkembang seperti  neraca  perusahaan. Manusia  saat dilahirkan ,adalah  awal dari sebuah ide  dua sejoli memadu cintan, yang di wujudkan  dalam perkawinan ,yang  membuahkan hasil  sebuah bayi, kemudiana  tumbuh besar,dengan perawatan  orang tua yang diiringi  doa -doa, kemudian  setelah besar mampu berdiri sendiri maka lepaslah dari orang tua  ,untuk menjalani proses kehidupan , seperti dari awal lagi ,inilah yang di sebut  siklus kehidupan. Dalam siklus kehidupan yang menjadi poros adalah sang pencipta(Tuhan Yang Maha  kuasa)

Timbul pertanyaan ,bagaimana hubungan antara  arta dan kebahagian dalam kehidupan ? keduanya saling isi ,saling berhubungan, tanpa arta musstahil bahagia,dan bahagia tidak mutlak arta. Jadi dalam kedudukan ini,adalah bagaimana ,menyadari  dan tidak lupa pada proses terbentuknya  arta. Kita sebagai subyek dalam kehidupan,  mengatur bagaimana memanfaatkan objek itu untuk mencapai kebahagiaan. Rasa syukur dan tidak pernah lupa  pada pemilik arta, adalah jalan keluar menuju kebahagiaan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: