Warung kehidupan

NILAI SEBUAH GIGITAN NYAMUK DBD

Posted on: 2008/12/26

by :Bagusweda

Musim hujan sudah tiba,waspada terhadap banjir,longsor dan penyakit  demam berdarah, ini menjadi sarapan rutin dan  jangan sampai mampir ke kehidupan kita, karena nilai sosial maupun uang sangat mahal. Kalimat diatas sering ditayangankan dalam TV,namun kita .sulit mengindar ,dari bencana diatas.

Hari ini keluarga saya kena gigitan nyamuk DBD,yang trombositnya 22.000 sebagai titik terendah, ya ampun..kenapa tidak ada tanda tanda yang sering di sosialisasikan,bahwa demam diawali dengan panas tinggi,bercak bercak,? Hanya dirasakan mual,dingin,tulang terasa ngilu, selam 6 hari. Kemudian hari ke 7 istri saya sudah tidak kuat berdiri dan sempoyongan,akhirnya saya putuskan ,kerumah sakit,untuk cek darah, dan hasilnya,positip DBD atau demam berdarah…!! mendengar ponis dokter,pikiran nerawang,campur bingung…kenapa? yang jelas biaya pasti mahal untuk sekelas saya.

Selanjutnya,dokter jaga bilang,istri bapak dirawat saja, dan saya langsung menuju bagian informasi untuk mencari kamar, saya mendapat penjelasan, kamar semua penuh pak ,hanya ada kelas satu, dengan tarip Rp 350.000,/hari dan kunjungan dokter Rp 110.000,/hari, ini taruhan nyawa,akhirnya saya ikut saja ,yang penting dapat penanganan cepat.

Dalam perawatan ,saya sangat tidak puas atas penanganan dokter,yang kurang ramah,tidak ada senyum,seolah olah kami tidak berarti, padahal obat mujarab bagi orang sakit, adalah keramahan,senyum.membuat pasien menjadi ,tentram. Rupanya dokter sebagai penjual jasa perlu punya  ,jiwa pelayan,sehingga mengerti bagaimana memberikan kepuasan terhadap pelayanan konsumen..!! dalam pengamatan saya .selama menjaga istri,bahwa dokter kita masih banyak,yang tidak mengerti tentang ,bagaimana mengobati pasien dengan “Perasaan” .  saya rasa perlu di dalam kuliah kedokteran,adanya mata kuliah Marketing jasa, supaya dokter mengerti dimana posisi mereka.

Setelah menjalani perawatan 5 hari,istri saya mulai ,membaik ,trombosit sudah normal, akhirnya saya putuskan pulang dari rumah sakit, saya menuju kasir minta perincian,kasir mencetak rincian biaya, saya sangat kaget, jantung berdebar, seolah –olah tidak mungkin, total nilai perincian biaya, Rp 6.500.000,untuk 5 hari saja. Saya Tanya  ulang ,apakah ini benar..? kasirnya menjawab,.. ya pak memang benar.saya menatap.lembaran cetak, sambil mikir ,kemana nyari uang segini, ..?saya seperti orang bingung..,mungkin kasir tahu..tapi masa bodoh …memang benar susah, sambil ngedumbel, inikah nilai sebuah gigitan nyamuk DBD..?

Untung masih punya saudara yang punya tabungan ,akhirnya ,dia yang mengulurkan tangan untuk meminjami uang, untuk melunasi seluruh tagihan. Dari cerita diatas  kita merenung bukan main  mahal arti sebuah kesehatan, dan  bagaimana  susahnya rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan yang murah,padahal musim demam berdarah  akan datang setiap tahun.

Pemerintah sebagai orang yang paling bertanggung jawab ,atas pelayanan kesehatan, mestinya, semakin peka terhadap kehidupan rakyat . dengan semboyan, rakyat sehat, produktipitas meningkat, daya beli meningkat dan akhirnya, ekonomi Negara tumbuh dengan sehat pula.

Cerita ini  Saya tulis saat saya menunggu istri, di rumah sakit Prikasih .Ruang Mawar .

 

Advertisements

4 Responses to "NILAI SEBUAH GIGITAN NYAMUK DBD"

Bagaimana kondisi istri mas Bagus sekarang? Hal serupa pernah terjadi pada istri saya…

Waktu itu sebenarnya kami berdua terserang DBD secara bersamaan, tapi saya agak bandel. Sewaktu mau di medical lab saya menolak, cuma istri aja. Pas hasilnya keluar, ternyata thrombocyt istri sudah sangat rendah sehingga harus dibawa ke RS. Saya malah ikut ngerawat istri walaupun kondisi saya juga tidak sehat…

Saya cuma menguatkan diri dengan niat dan doa. Makanan gak bisa masuk karena mual. Saya cuma minum air putih sebanyak2nya. Setiap habis buang air kecil langsung minum air putih.

Disamping itu juga minum madu dan angkak (yg warnanya kemerah2an). Tabik…

terimakasih pak,sangat puji syukur sudah membaik,menunggu pemulihan ,saya pakai jambu merah dan angkak.

Jangan kaget Pak… Walaupun sudah sehat dan dibolehkan pulang ke rumah, masa recovery cukup lama. Apalagi nanti rambut banyak yang rontok. Lebih baik dipotong pendek aja untuk mengurangi kerontokan rambut. Tabik… 😉

betul pak ,masih sempoyongan,belum setabil. yang saya kuatirkan nyamuk berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: